MENJAGA STABILITAS PEREKONOMIAN DAMPAK HARGA MIGAS TERJUN BEBAS
Penulis : Muhammad Ade Irfan – Wasekjend Pengurus Pusat, Persatuan Insinyur Indonesia
Penyebaran dan antisipasi COVID-19 di seluruh Indonesia telah sanggup membuat seluruh kepentingan terlupakan adanya ancaman atau peluang kekhawatiran terhadap harga migas yang anjlok luar biasa, sebagian pelaku bisnis mengatakan bahwa ini akan membuat dunia menghadapi satu babak tersendiri yaitu “resesi ekonomi”. (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Analisis Akar Penyebab (Root Cause Analysis – RCA)
Penulis: Winsky
Ingatkah Anda dengan istilah “mencegah lebih baik dari pada mengobati?”, istilah tersebut biasa digunakan untuk membandingkan suatu peristiwa yang berhasil dicegah dengan suatu peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi serta membutuhkan banyak sumber daya untuk perbaikan karena keterjadiannya. (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Analisis Sebab dan Akibat (Cause and Effect Analysis – CEA)
Penulis: Winsky
Apa yang seharusnya kita lakukan ketika menghadapi suatu risiko? Apa lagi jika bukan mencari tahu penyebab dan akibatnya. Mengetahui keduanya dapat membantu kita untuk menerapkan kendali yang tepat untuk menangani secara langsung penyebab dan akibat yang dapat dihasilkan apabila risiko tersebut terjadi. (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Pohon Keputusan (Decision Tree – DT)
Penulis: Winsky
Tujuan penerapan manajemen risiko salah satunya adalah untuk membantu organisasi dalam hal pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan memang sebaiknya melibatkan unsur manajemen risiko, sehingga alternatif pilihan dapat dipilih secara lebih tepat dan dapat meningkatkan tingkat keberhasilan pencapaian sasaran. (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Wawancara Terstruktur atau Semi-Terstruktur (Structured/Semi-Structured Interviews – SSI)
Penulis: Winsky
Pada proses penerapan SNI ISO 31000 terdapat dokumen pendukung yang merupakan standar internasional ‘risk assesment techniques’ yaitu SNI ISO 31010. Dalam SNI ISO 31010:2011, ada 31 teknik asesmen risiko mulai dari identifikasi risiko, analisis risiko, dan evaluasi risiko. (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Analisis Biaya/Manfaat (Cost / Benefit Analysis – CBA)
Penulis: Winsky
Perlukah setiap risiko diberikan tindakan pengendalian? Jawabannya adalah tidak selalu. Dalam ISO 31000 disebutkan bahwa setidaknya ada 5 opsi perlakuan risiko yang dapat dilakukan, yaitu: (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Matriks Konsekuensi/Probabilitas (Consequence/Probability Matrix) atau Matriks Konsekuensi/Kemungkinan (Consequences/Likelihood Matrix)
Penulis: Winsky
Pada saat menganalisis risiko, pemilik risiko atau pembuat keputusan sering kali menghadapi kesulitan dalam menentukan tingkat konsekuensi dan kemungkinan suatu risiko. (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Analisis Keputusan Multikriteria (Multi-criteria Decision Analysis – MCDA)
Penulis: Winsky
Salah satu elemen proses manajemen risiko yang terkandung dalam SNI ISO 31000 adalah asesmen risiko. Elemen ini terdiri dari tiga rangkaian kegiatan, yaitu identifikasi risiko, analisis risiko, dan evaluasi risiko. Ketiga kegiatan tersebut dilakukan untuk menilai seberapa penting risiko tersebut bagi organisasi, serta sebagai landasan sebelum melakukan perlakuan risiko. (more…)
Belajar Teknik Asesmen risiko – Analisis Lapisan Proteksi (Layers of Protection Analysis)
Penulis: Winsky
Teknik analisis lapisan proteksi atau LOPA merupakan bagian dari teknik analisis dasi kupu-kupu (Bow Tie Analysis – BTA). Pada teknik BTA, Anda dapat melihat teknik LOPA berada pada bagian Kontrol Pencegahan, Mitigasi dan Pemulihan (Prevention, Mitigation and Recovery Controls). (more…)
Belajar Teknik Asesmen Risiko – Analisis Dasi Kupu – Kupu (Bow Tie Analysis – BTA)
Penulis: Winsky
Bow Tie Analysis atau BTA adalah sebuah Teknik yang merujuk pada suatu diagram berbentuk dasi kupu-kupu yang menggambarkan atau memvisualisasikan peristiwa risiko yang anda hadapi, secara sederhana. Visualisasi diagram dasi kupu-kupu, sisi kiri mengambarkan manajemen risiko yang bersifat proaktif, sedangkan sisi kanan menggambarkan manajemen risiko yang bersifat protektif. (more…)