Annual Risk Survey 2026 : Konteks Korporasi Indonesia
Annual Risk Survey 2026 : Konteks Korporasi Indonesia yang diinisiasi setiap tahun oleh Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA) bertujuan menjadi sumber informasi yang kredibel—“dari praktisi, oleh praktisi, dan untuk praktisi”. Survei ini diharapkan mampu memperluas wawasan serta memperkuat pemahaman terhadap berbagai risiko yang perlu diantisipasi oleh organisasi, sekaligus memberikan inspirasi dalam pengembangan praktik manajemen risiko agar perusahaan dapat menjadi top of the class di industrinya.
Survei ini menyajikan pandangan yang komprehensif mengenai beragam risiko makro ekonomi dan politik yang berpotensi mempengaruhi kinerja perusahaan, serta bagaimana organisasi dapat mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian tersebut. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, perusahaan diharapkan mampu merancang strategi yang tangguh dan adaptif melalui penerapan manajemen risiko yang proaktif serta langkah mitigasi yang tepat.
Di tengah tantangan seperti inflasi tinggi, fluktuasi harga minyak, ketidakstabilan geopolitik, dan volatilitas pasar, perusahaan dituntut untuk bergerak lebih lincah dalam menyesuaikan strategi. Ketangkasan ini menjadi kunci untuk menjaga kesinambungan operasional sekaligus mempertahankan daya saing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Prosiding GRC Summit 2025 “Resilience To Sustainability: Leading Through GRC In The Post-Digital Era”
MASTERCLASS GRC SUMMIT 2025
Opening Speech
Mas Achmad Daniri
Masterclass Session
Peter Verhezen
SEMINAR GRC SUMMIT 2025
Opening Speech
Dr. Antonius Alijoyo
Keynote Speech Session 1
Wahyu Setyawan
Sophia Wattimena
Vivi Yulaswati
Panelis I Session 4
Joanne Flinn
Panelis II Session 4
Kahfiya Hasbi
Panelis III Session 4
Firman Dharmawan
Keynote Speech Session 5
Keynote Speech Session 6
Panelis I Session 7
Muhammad Zulkifli
Panelis II Session 7
Hery Subowo
Panelis III Session 7
Yosie William Iroth
Isu Sosial
A.Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024
Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024 diselenggarakan oleh IRMAPA dengan tujuan untuk mengukur tingkat kemungkinan, dampak, kesiapan, dan penerapan manajemen risiko di berbagai sektor industri. Survei ini melibatkan responden dari berbagai latar belakang industri dan jabatan, mencerminkan pemahaman dan strategi mereka dalam menghadapi risiko. Hasil survei memberikan wawasan mengenai tren risiko terbaru dan mengevaluasi efektivitas langkah mitigasi sebelumnya.
Isu Makroekonomi
A.Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024
Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024 diselenggarakan oleh IRMAPA dengan tujuan untuk mengukur tingkat kemungkinan, dampak, kesiapan, dan penerapan manajemen risiko di berbagai sektor industri. Survei ini melibatkan responden dari berbagai latar belakang industri dan jabatan, mencerminkan pemahaman dan strategi mereka dalam menghadapi risiko. Hasil survei memberikan wawasan mengenai tren risiko terbaru dan mengevaluasi efektivitas langkah mitigasi sebelumnya.
Isu Internal
A.Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024
Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024 diselenggarakan oleh IRMAPA dengan tujuan untuk mengukur tingkat kemungkinan, dampak, kesiapan, dan penerapan manajemen risiko di berbagai sektor industri. Survei ini melibatkan responden dari berbagai latar belakang industri dan jabatan, mencerminkan pemahaman dan strategi mereka dalam menghadapi risiko. Hasil survei memberikan wawasan mengenai tren risiko terbaru dan mengevaluasi efektivitas langkah mitigasi sebelumnya.
Isu Geopolotik
A.Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024
Annual Risk Survey: Konteks Korporasi Indonesia 2024 diselenggarakan oleh IRMAPA dengan tujuan untuk mengukur tingkat kemungkinan, dampak, kesiapan, dan penerapan manajemen risiko di berbagai sektor industri. Survei ini melibatkan responden dari berbagai latar belakang industri dan jabatan, mencerminkan pemahaman dan strategi mereka dalam menghadapi risiko. Hasil survei memberikan wawasan mengenai tren risiko terbaru dan mengevaluasi efektivitas langkah mitigasi sebelumnya.





