Perbaikan yang Berkelanjutan dalam Manajemen Risiko
Penulis: Dr. Heti Mulyati, MT, QRGP
Dosen Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, IPB University
Anggota tim Manajemen Risiko, IPB University
E-mail: heti@apps.ipb.ac.id
Lingkungan yang Volatile, Uncertain, Complex, dan Ambiguous (VUCA) tidak bisa dihindari oleh setiap organisasi saat ini. “Fast-Changing World” dengan berbagai risiko, perlu disikapi dengan pengelolaan organisasi yang sistemik dan komprehensif. Salah satunya melalui manajemen risiko. (more…)
Kerangka Kerja Manajemen Risiko
Penulis: Dr. Siti Jahroh, QCRO
Dosen Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB-IPB)
Anggota Tim Manajemen Risiko IPB
Penasaran dengan arti kata “kerangka kerja” atau “framework”, maka saya berselancar di internet dan mendapatkan arti kata framework sebagai “a supporting structure around which something can be built” dari Cambridge Dictionary. Jika diterjemahkan secara harfiah berarti “struktur pendukung dimana sesuatu dapat dibangun”. (more…)
PENGELOLAAN RISIKO REPUTASI PERGURUAN TINGGI
Penulis: Prof. D. S. Priyarsono, Ph.D, CERG
Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor
It takes 20 years to build a reputation and five minutes to ruin it.
If you think about that, you will do things differently.
Warren Buffett
Kutipan dari pernyataan Warren Buffett yang populer itu tidak hanya berlaku untuk perusahaan, namun juga untuk semua jenis organisasi, termasuk institusi seperti perguruan tinggi, bahkan untuk setiap orang. (more…)
Prinsip 07 Manajemen Risiko SNI ISO 31000 – Faktor Manusia dan Budaya
Penulis: Dr Ir Dwi Rachmina, M.Si, QCRO
Ketua Departemen Agribisnis FEM IPB
Faktor Budaya dalam Manajemen Risiko
Nilai (value) suatu organisasi merupakan hal yang sangat fundamental. Oleh karena itu, setiap organisasi harus dan penting melakukan upaya untuk menciptakan dan melindungi nilai organisasi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan organisasi untuk menciptakan dan mengelola nilai organisasi yaitu (more…)
Faktor Manusia sebagai Prinsip Manajemen Risiko berdasarkan ISO 31000: 2018
Penulis: Dina Lianita Sari, M.Si, QCRO
Dosen Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, FEM – IPB University
Anggota Tim Manajemen Risiko – IPB University
Dalam mencapai tujuan sebuah organisasi, manusia dan budaya adalah salah satu faktor yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Budaya merupakan buah pemikiran, pengalaman, norma, dan aspek nilai dasar dalam kehidupan manusia. Sementara manusia berada dalam sebuah literasi budaya yang dijadikan acuan hidup. (more…)
Informasi Terbaik Yang Tersedia Dalam Penerapan Manajemen Risiko Yang Efektif
Penulis: Charles R. Vorst, MM., BCCS, CERG, ERMCP, QCRO, QRGP, CCGO, CGOP
Sekretaris Jenderal IRMAPA.
SNI ISO 31000 Manajemen Risiko – Pedoman memaparkan bahwa salah satu prinsip manajemen risiko adalah ‘Informasi terbaik yang tersedia’. Disebutkan bahwa: (more…)
Prinsip Dinamis dalam Implementasi Manajemen Risiko berdasarkan ISO 31000: 2018
Penulis: Hartrisari.H.
Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fateta – IPB
Anggota Tim Manajemen Risiko – IPB
Ketidakpastian yang terjadi di dunia ini membuat orang terus berusaha mengenali dan beradaptasi terhadap keadaan tersebut. (more…)
Prinsip Manajemen Risiko: Inklusif
Penulis: Dr. Siti Jahroh, QCRO
Dosen Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB-IPB)
Hari ini bersama beberapa teman saya pergi ke Kebun Raya Bogor. Kami ingin melihat bunga bangkai yang sedang berkembang. (more…)
Prinsip Manajemen Risiko – Terstruktur dan Menyeluruh, Bagian Menyeluruh
Anita Primaswari Widhiani, SP MSi., QCRO
Staf Pendidik Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor, anggota IRMAPA
Halo sobat IRMAPA, kali ini kita akan membahas salah satu prinsip manajemen risiko yaitu terstruktur dan menyeluruh pada bagian menyeluruh/comprehensive. (more…)
Makna dan Pengaplikasian Prinsip ‘Disesuaikan’ pada Manajemen Risiko Berbasis SNI ISO 31000
Penulis: Charles R. Vorst, MM., BCCS, CERG, ERMCP, QCRO, QRGP, CCGO, CGOP
Sekretaris Jenderal IRMAPA.
Pada bagian Prinsip Manajemen Risiko, dokumen SNI ISO 31000 Manajemen Risiko – Pedoman menyebutkan satu dari sekian prinsip yang harus teraplikasikan dalam penerapan manajemen risiko. Prinsip tersebut adalah ‘Disesuaikan’. (more…)