Manajemen Risiko Siber: Sebuah Diskusi Hangat Dalam Program Internasional Master Class
Penulis: Charles R. Vorst, BCCS, CERG, ERMCP, QCRO, QRGP.
Pada kesempatan kali ini, penulis hendak berbagi pengalaman ketika berkesempatan terlibat sebagai salah satu fasilitator dalam suatu program Master Class Enterprise Risk Governance di Ho Chi Minh City, Vietnam, tanggal 22-23 Juni 2018 yang baru lalu. (more…)
LSP MKS Memberikan Sertifikasi Profesi Manajemen Risiko Yang Terakreditasi.
Penulis: Deselffina Panduri, Ketua Bidang Standarisasi Kompetensi & Sertifikasi IRMAPA
Salah strategi yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia dalam rangka meningkatkan daya saing sumber daya insani Indonesia di era MEA dan pasar global adalah lembaga sertifikasi profesi (LSP) di Indonesia diharapkan mendapatkan akreditasi bertaraf internasional. Hal ini yang melatarbelakangi penandatanganan nota kesepahaman antara Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) pada tanggal 30 Mei 2016 lalu di Jakarta. Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA) sebagai asosiasi profesi manajemen risiko yang mewakili kepentingan para praktisi manajemen risiko di Indonesia mendukung inisiatif pemerintah ini. IRMAPA mendorong LSP yang telah menjalin kerja sama dengan IRMAPA untuk mendapatkan akreditasi sebagai jaminan keandalan proses sertifikasi kompetensi yang dijalankan oleh LSP tersebut.
IRMAPA memberikan apresiasi kepada LSP Mitra Kalyana Sejahtera (LSP MKS) yang pada tanggal 28 Juni 2018 telah mendapatkanakreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) atas proses sertifikasi profesi yang dijalankannya berdasarkan standar internasional sertifikasi personel, ISO 17024:2012. Hal ini menjadi kabar baik bagi anggota IRMAPA dan para praktisi manajemen risiko di Indonesia. Di Indonesia telah tersedia LSP bidang manajemen risiko yang standar kompetensinya mengacu pada standar internasional manajemen risiko ISO 31000 dan dengan proses sertifikasi yang terakreditasi standar internasional ISO 17024. Ini memberikan manfaat ganda bagi para pemegang sertifikasi, yakni kompeten di bidang manajemen risiko berbasis standar internasional dan dengan bukti sertifikasi profesi yang dinilai kredibel secara global.
Berdasarkan akreditasi telah didapatkan oleh LSP MKS, IRMAPA meyakini bahwa kepercayaan yang diberikan oleh IRMAPA kepada LSP MKS dalam pelaksanaan uji kompetensi berbasis Standar Kompetensi Khusus (SKK) Bidang Manajemen Risiko ISO 31000, akan dilaksanakan sebaik-baiknya melalui proses yang akuntabel. LSP MKS memiliki 5 (lima) skema terdiri atas QRGP – Qualified Risk Governance Professional, QCRO – Qualified Chief Risk Officer, QRMP – Qualified Risk Management Professional, QRMA – Qualified Risk Management Analyst, dan QRMO – Qualified Risk Management Officer,
Besar harapan IRMAPA, bahwa LSP MKS, yang saat ini merupakan satu-satunya LSP bidang manajemen risiko yang telah berlisensi BNSP dan memiliki akreditasi ISO 17024 di Indonesia, terus meningkatkan kualitas layanannya guna memberikan nilai tambah dan manfaat bagi anggota IRMAPA, serta komunitas manajemen risiko di Indonesia pada umumnya.
Sekali lagi, selamat dan sukses bagi LSP MKS!
Rapat Konsensus Nasional RSNI ISO 31000:2018 Manajemen Risiko – Pedoman
Penulis: Dr. Antonus Alijoyo, ERMCP, CERG, CCSA, CFSA, CRMA, CGAP, CGEIT, CFE, CPRM.
LSP MKS Meraih Akreditasi SNI ISO 17024
Ditulis oleh: Charles R. Vorst, BCCS, CERG, ERMCP, QCRO, QRGP – Dewan Pengurus IRMAPA
Lembaga Sertifikasi Profesi Mitra Kalyana Sejahtera (LSP MKS) berhasil mendapatkan akreditasi SNI ISO 17024 dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) di bulan Juni 2018. LSP MKS adalah lembaga sertifikasi profesi di bidang manajemen risiko yang merupakan mitra dari Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA). Dengan capaian akreditasi ini berarti LSP MKS telah memenuhi standar yang berlaku secara internasional untuk lembaga sertifikasi personel.
ISO 17024:2012 adalah standar dari International Organization for Standardization khusus bagi lembaga sertifikasi personel. Sesuai namanya, ISO 17024:2012 Conformity Assessment – General requirements for bodies operating certification of persons berisi prinsip dan persyaratan yang harus dipenuhi lembaga sertifikasi personel, baik terkait struktur dan tata kelola lembaga, maupun dalam hal membangun dan memelihara skema sertifikasi personel dan menjalankan proses asesmen dan sertifikasi. ISO 17024:2012 merupakan salah satu dari 31 standar dalam keluarga standar ISO 17000 yang disusun oleh sebuah komite ISO yang dikenal dengan nama ISO/CASCO atau Committee on Conformity Assessment ISO. Komite ini didirikan pada tahun 1970, beranggotakan 105 negara sebagai participating member beserta tambahan 34 negara sebagai observing member.
Di Indonesia, ISO 17024 telah diadopsi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan nama SNI ISO 17024:2012 Penilaian Kesesuaian – Persyaratan umum untuk lembaga sertifikasi person. Sementara itu, KAN adalah institusi yang menjalankan proses akreditasi SNI ISO 17024 bagi lembaga sertifikasi personel di Indonesia. Satu hal yang menarik adalah per bulan Juni 2016 lalu, akreditasi SNI ISO 17024 yang dilakukan oleh KAN telah mendapatkan pengakuan dunia internasional. Artinya, akreditasi SNI ISO 17024 dari KAN yang didapat oleh lembaga sertifikasi personel di Indonesia juga diakui oleh 69 negara anggota IAF (Internasional Accreditation Forum) yang bersama-sama telah menandatangani multilateral recognition arrangement.
Dengan akreditasi ini, LSP MKS telah membuktikan komitmennya sebagai penyelenggara program sertifikasi profesi untuk memberikan layanan terbaik. Dalam kurun waktu 2 tahun sejak berdiri, LSP MKS berhasil mendapatkan pengakuan nasional melalui lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Indonesia dan pengakuan dunia melalui akreditasi SNI ISO 17024:2012. Program sertifikasi profesi yang dijalankan LSP MKS menyediakan 5 (lima) skema sertifikasi profesi manajemen risiko yang mengacu atau berbasis pada standar internasional manajemen risiko ISO 31000 (yang juga telah diadopsi menjadi SNI menjadi SNI ISO 31000). Kelima skema disesuaikan peruntukannya bagi para pemangku kepentingan dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan suatu organisasi, yaitu:
- QRGP – Qualified Risk Governance Professional (Profesional Tata Kelola Risiko Berkualifikasi);
- QCRO – Qualified Chief Risk Officer (Pimpinan Manajemen Risiko Berkualifikasi);
- QRMP – Qualified Risk Management Professional (Profesional Manajemen Risiko Berkualifikasi);
- QRMA – Qualified Risk Management Analyist (Analisis Manajemen Risiko berkualifikasi);
- QRMO – Qualified Risk Management Officer (Pelaksana Manajemen Risiko Berkualifikasi).
Selamat kepada LSP MKS. Terus maju dan berkarya demi kemajuan penerapan manajemen risiko di Indonesia!
IFC dan OJK Meluncurkan Indonesia Corporate Governance Manual 2nd Edition
Ditulis oleh: Deselfina Parinduri, Ketua Bidang Standarisasi IRMAPA
International Finance Corporation (IFC) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Indonesia Corporate Governance Manual 2nd Edition di Jakarta pada tanggal 6 Juni 2018. Acara peluncuran dihadiri oleh para praktisi dan profesional bidang tata kelola dan manajemen risiko di Indonesia, serta perwakilan dari IFC, OJK, dan Switzerland’s State Secretariat for Economic Affairs sebagai pihak pendonor.
Indonesia Corporate Governance (ICG) Manual edisi kedua ini dilengkapi dengan daftar regulasi terkait penerapan tata kelola perusahaan yang berlaku bagi perusahaango-public di Indonesia, termasuk di dalamnya mengakomodasi prinsip corporate governance dari OECD terbaru.
Terdapat beberapa perubahan kunci di dalam ICG 2nd Manual ini, di antaranya:
- Daftar regulasi terkait tata kelola pada pembahasan legal and regulatory framework lebih lengkap;
- Terdapat bab khusus mengenai manajemen risiko dan pengendalian internal yang berisikan pembahasan mengenai manajemen risiko dengan contoh bestpractice adalah ISO 31000, pengendalian internal, fungsi pengawasan dewan komisaris, komite audit, audit internal, dan audit eksternal;
- Terdapat juga bahasan mengenai beberapa tantangan tata kelola yang spesifik relevan bagi BUMN pada bab mengenai kerangka kerja tata kelola bagi BUMN.
Dalam sambutannya, Djustini Septiana, Deputi Komisioner Bidang Pasar Modal OJK menyatakan bahwa OJK berkomitmen untuk mempromosikan ICG Manual ini kepada para pelaku industri, khususnya kepada para perusahaan terbuka untuk dapat menerapkan atau setidaknya menjadikan manual ini sebagai rujukan dalam penerapan GCG.
Adapun untuk mendapatkan Indonesia Corporate Governance Manual 2nd Edition, silakan kunjungi tautan berikut:
“INTERNATIONAL CALL FOR PAPERS & CONFERENCE ON RISK MANAGEMENT AS AN INTERDISCIPLINARY APPROACH” (ICRMIA) 2018.
ICRMIA – “International Call for Papers & Conference on Risk Management as an Interdisciplinary Approach” merupakan sebuah acara reguler yang diadakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) Indonesia dan Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA]. Acara ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan bidang keilmuan manajemen risiko pada berbagai disiplin ilmu, di mana para akademisi dari berbagai negara mendapat kesempatan untuk menyampaikan research paper mengenai manajemen risiko dan berkesempatan untuk berbagi kepada dunia melalui publikasi internasional yang terindeks Scopus. Selain itu, ICRMIA juga didesain untuk menjadi sebuah forum yang mempertemukan para akademisi dan praktisi bidang manajemen risiko dalam konferensi yang membahas berbagai isu terkini perkembangan manajemen risiko sebagai disiplin ilmu maupun praktik manajerial.
ICRMIA 2018 mengusung tema: “New Frontier of Risk Management: Creating & Protecting Value in a Fast-Changing World” dan akan diselenggarakan pada tanggal 17 – 18 Oktober 2018 di Semarang, Jawa Tengah dengan tuan rumah penyelenggara Universitas Diponegoro – Semarang. Adapun ICRMIA 2018 ini juga ikut didukung oleh Forum Pendidikan Standardisasi (FORSTAN), Komite Teknis 03-10 Manajemen Risiko BSN, serta Center for Risk Management Studies (CRMS) Indonesia. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi icrmia.undip.ac.id, atau hubungi panitia Dr-Ing. Novie Susanto, ST, M. Eng.: +628112662014, atau email ke: icrmia.2018@gmail.com.
Unduh brosur ICRMIA 2018 di sini.
Tanggal-tanggal penting ICRMIA 2018:
- Tenggat I pendaftaran paper: 4 Juni 2018,
pengumuman paper lolos seleksi: 30 Juli 2018. - Tenggat II pendaftaran paper: 6 Agustus 2018,
pengumuman paper lolos seleksi: 3 September 2018. - Tenggat camera ready paper: 24 September 2018.

