AI dalam Merger dan Akuisisi manajemen aset semakin penting di tengah gelombang konsolidasi industri wealth dan asset management global. Perusahaan tidak lagi hanya mengejar skala aset kelolaan, tetapi juga mencari keunggulan khusus seperti pengelolaan indeks, manajemen collateralized loan obligation, dan integrasi data alternatif untuk memperkuat proposisi kepada klien.
Grant Thornton menilai bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan analitik lanjutan membantu tim Merger dan Akuisisi mengidentifikasi pendorong nilai dan risiko sejak awal. Di tengah persaingan ketat, termasuk meningkatnya transaksi yang didukung private equity, pendekatan berbasis data menjadi kunci untuk memenangkan target sekaligus menjaga kualitas keputusan.
AI dalam Merger dan Akuisisi Manajemen Aset Percepat Analisis
Ronan Curran dari Grant Thornton Advisors LLC mengatakan bahwa volume data dalam transaksi saat ini jauh lebih besar dibandingkan satu dekade lalu. Menurutnya, AI memungkinkan tim memproses data dalam jumlah besar sekaligus fokus pada faktor utama seperti retensi penasihat, pertumbuhan organik, kompleksitas integrasi teknologi, dan preferensi klien.
Sagar Bansal dari Grant Thornton | Stax menambahkan bahwa pembeli kini lebih selektif. Mereka mencari perusahaan dengan kekuatan khusus, bukan sekadar yang terbesar. AI memungkinkan analisis data mentah dari sistem internal untuk menjawab pertanyaan penting, seperti tingkat retensi penasihat terbaik dan konsentrasi pendapatan.
Uji Tuntas Keuangan dan Integrasi Lebih Akurat
John Cristiano menjelaskan bahwa analitik data kini memungkinkan tim mengakses detail buku besar dan transaksi secara menyeluruh dalam periode eksklusivitas yang terbatas. Hal ini membantu mengidentifikasi anomali pendapatan, struktur biaya yang tidak efisien, dan risiko tersembunyi sebelum transaksi ditandatangani.
Pada tahap integrasi, AI membantu memetakan sistem teknologi, struktur organisasi, dan kualitas data sejak awal. Ross Sheridan menekankan bahwa memahami tantangan integrasi lebih dini akan menghasilkan nilai yang lebih besar setelah akuisisi berlaku.
Dengan proyeksi peningkatan Merger dan Akuisisi dalam lima tahun ke depan, pemanfaatan AI menjadi strategi penting agar transaksi lebih cepat, akurat, dan menghasilkan nilai berkelanjutan.
Artikel ini telah diterbitkan oleh Grant Thornton, dengan judul AI Brings Clarity to Asset Management M&A. Artikel selengkapnya dapat dibaca di sini.